Minggu, 19 April 2015

Triplex Revolution - Main Guest Star Sheila On 7

Bogor - Gor Pajajaran, 18 April 2015. Seminggu sebelum acara saya dan Mister Farhan baru tahu kabar tentang acara pensi yang setiap tahun SMAN 3 Bogor rayakan yaitu Triplex Revolution yang salah satu bintang tamunya adalah band favorit kami berdua yaitu The sigit dan Sheila On 7. Maka dari itu saya keukeuh harus wajib nonton acara ini.
H-3 tiba-tiba teman kantor saya yang tadinya sudah dapat tiket duluan tidak jadi nonton konsernya dikarenakan dia mendadak dengan temannya mau naik gunung, alhasil dia memberikan tiket tersebut dengan timbal balik saya traktir dia makan siang yang tidak lebih dari Rp. 10.000,- hehehe, Alhamdulillah. Yes, satu tiket sudah di tangan. Maka sayapun langsung mencari informasi presale tiket dan ternyata habis. Tersisa tiket On The Spot. Di hari H, yaitu hari sabtu kebetulan si Mister masuk kuliah pagi, sudah jam 12 si Mister tanpa kabar dan ternyata si Mister setelah selesai kuliah langsung membeli tiket dan taarraaaaa dua tiket sudah di tangan.
Acaranya di Gor A Pajajaran Bogor open Gate-nya jam 12.00, namun si Mister harus pulang dulu untuk siap-siap. Kami berangkat dari rumah pukul 16.10 WIB. Kamipun terjebak macet parah di jalan Batu Tulis, kami gak bisa selap-selip karena si Mister bawa mobil, takut keujanan beliau bilang hehe. Dengan sabar... pukul 17.15, akhirnya kami sampai di lokasi.


Kami langsung mencoba memasuki Gor tempat acara berlangsung *asyiiik*. Dan ternyata antrian panjang yang kami kira mereka sedang nembeli tiket ternyata sedang mengantri untuk masuk ke Gor. Oh Tuhan... panjang kali ini antrian, kami pun mengantri. Saat mengantri si Mister bilang "Nong, liat kenal ga itu?" Aku pun nengok dan ternyata ada teman SMK kami yang telah lama hilang hahaha namanya Febriansyah aka Ambon, kamipun sempat berbincang sebentar, dia baru mau beli tiket ternyata hahaha . Kembali, dengan sabar kami mengantri. Di luar terdengar suara riuh dari dalam karena acara sudah dimulai, huh gak sabar. 1 jam berlalu dan akhirnya kami masuk dalam Gor...

Disambut dengan lagu dari Sore Band. Kami langsung mencari tempat yang nyaman untuk menonton, namun kami sempat ke tribun depan untuk berdiri dan mengambil beberapa foto.

Lalu akhirnya kami memilih di samping kiri panggung. Lumayan jelaslah yaaa untuk melihat Duta SO7 hihihi maksudnya band-band-nya. Acaranya super duper rame!! Nyesel deh kamu yang gak dateng! Lebih dari 4.000 penonton yang hadir saat itu. Bayangkan tadi perjuangan kami mengantri dengan sebegitu banyaknya penonton.
Tapi kebayar dengan acaranya. Karena kami datengnya sore jadi kami cuma sempat lihat perfom dari Sore Band, The Sigit, Cause Band dan Main Guest Star-nya yaitu Sheila On 7.




Ini merupakan acara musik yang paling seru, pecah, nge-hitz yang pernah saya tonton setelah acara musik yang bintang tamunya dari band Sound Full bising asal Bogor *titik dua bintang*.
Semoga kami bisa menonton acara musik berikutnya terutama di Bogor. Thank you Triplex Revolution #triplexfest2015 untuk acara tahun ini.


Photo by : Muhamad Rizki Farhan

Sabtu, 11 April 2015

SELAMAT DATANG - Sheila On 7

SELAMAT DATANG

ini lagumu yang ku tuliskan
untuk temani dimana pun kau
tetap semangat jadi dewasa
seperti yang kamu impikan
jangan mengeluh, jadilah tangguh
seperti yang kamu impikan
ooh dimanapun kau berada ooh bahagialah
oooh dimanapun kau berada ooh selamat datang
Tuhan tak akan meninggalkanmu
atas yakinmu sejauh ini
jangan mengeluh, jadilah tangguh
seperti yang kamu impikan
oooh dimanapun kau berada ooh bahagialah
oooh dimanapun kau berada ooh selamat datang
for all the good times and all the bad times
i will follow you with this song
for all the good times and all the bad times
i will follow you with this song
for all the good times and all the bad times
i'll follow you
This song for you, my litle sister Hanifah Nursyifa

Minggu, 29 Maret 2015

#VisitJakarta - Kota Tua & Museum Fattahilah

Sabtu, 07 Maret 2015, rencana untuk berkunjung ke tempat ini sebenarnya sudah direncanakan dari bulan- bulanlalu, namun karena beberapa hal dan menjadi tertunda namun akhirnya kami visit Jakarta juga, asyiiiikkkk *haha lebay*. Tujuan utama kami yaitu Kota Tua Jakarta atau ssering disebut juga Batavia Lama (Old Batavia). Sebenarnya Kota Tua tidak jauh dari kota tempat tinggal kami yaitu Bogor, namun waktu kerja, kuliah dan sesuatu hal yang lain, akhirnya kami baru merealisasikannya sekarang. Selain untuk mencari susasan baru, Farhan (Aang), Deni (Dower) dan Anisa (Ojan) pun sembari ngabulin impian kecil saya yang pengen naik kereta api bingits hahaha... Yes, transportasi yang kami pilih adalah Kereta Api karena kami sudah mumet dengan yang namnya kemacetan, tak hanya praktis naik kereta api juga murah meriah.
Awal mulanya kami mengendarai motor dari rumah masing-masing, kecual saya yang dijemput oleh sang pangeran yakni Farhan *eeaaaa* lalu kami langsung menuju Taman Topi untuk mencari tempatt parkir, setelah itu kami jalan ke Satasiun Bogor dan langsung mengantri untuk membeli tiket dengan harga Rp. 10.000/ penumpang dengan harga sesungguhnya itu cuma Rp. 5.000 karena sebagiannya lagi sebagai jaminan untuk kartunya itu, yang mana nanti pas kita sudah pulang bisa ditukarkan ke loket.
Stasiun Bogor
Alhamdulillah-nya, tanpa menunggu lama kereta yang kami akan tumpangi langsung berangkat. Yeeee, naik kereta api... *toyor kepala*. Dari Stasiun Bogor ke Stasiun Jakarta Kota lumayan lama karena itu stasiun terakhir. Setelah kurang lebih 1 jam dengan melewati Stasiun Cilebut, Stasiun Bojong Gede, Stasiun Citayam, Stasiun Depo, Stasiun Depok Baru, Stasiun Pondok Cina, Stasiun Universitas Indonesia, Unversitas Pancasila dan lebih dari 10 stasiun lagi huh panjang sekali perjalan kami sampe-sampe kita foto-foto, ngemil, ketawa-ketawa dan sempat tertidur, akhirnya kami sampai di stasiun Jakarta Kota.
Model: Herliana Yuningsih
Nah untuk menuju Kota Tua kita hanya perlu berjalan saja dan taraaaa kami sampai di Kota Tua. Oke, memang panas, gersang, sungainya bau, banyak sampah dan lain-lainnya, namun karena saya berkunjung ke tampat ini ditemani dengan orang-orang konyol yang bisa membuat saya sepanjang perjalanan ketawa terus maka dengan sekejap hal-hal yang buruk tadi berubah menjadi kebahagian *triiiinng*. Karena perut-perut mereka pada bolong maka kami langsung membeli cilok, otak-otak, pecel, es potong, dan es selendang mayang khas Betawi. Setelah perut kami semua terisi penuh kami beristirahat, di sini ada beberapa tempat menarik yaitu Museum Bank Mandiri, Museum Wayang, untuk lebih lengkapnya boleh dicek di http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Tua_Jakarta . Namun, kami memilih Museum Sejarah Jakarta atau yang sering disebut Museum Fattahilah. Karena kami Visit Jakarta- nya hari weekend maka otomatis Kota Tua rame sekali dibanjiri dengan para wisatawan. Semabri nunggu Museum Fattahilah rada sepi maka kami memutus kan mengelilingi Kota Tua dan untuk mencari mushola lalu kami solat dengan tempat yang lumayan membuat merinding *skip*. Lalu kami melanjutkan untuk mengambil beberapa foto (beberapa? padahal banyak bangetsss fotonya haha), karena memang salah satu tujuan kami datang ke sini yaitu hunting foto. Penasaran sama foto-fotonya? Nih.....
Farhan dan Herliana

Dower dan Ojan
Kota Tua
Spotnya klasik banget ya ala prewedding gitu, yaps Kota Tua memang sering dijadikan para pasangan yang akan melaksanakan pernikahan dengan melakukan prewedding di sini.
Setelah kami puas mengelilingi Kota Tua, maka kami mengunjungi Museum Fattahillah. Hanya dengan mengeluarkan uang sebesar Rp. 5.000/ dewasa kami bisa melihat koleksi- koleksi di daam Museum. Sebelum lebih kami memasuki Museum lebih dalam kami diharuskan mebuka sepatu dengan menggantinya dengan sendal yang berwarna orange ini..ya mungkin karena Jakarta terkenal dengan The Jak- nya kali hehehe
Sendal untuk masuk Museum Fattahilah

Di sini kami bisa belajar banyak sejarah tentang Jakarta, lumayan luas juga Museum- nya. Kami terus berkeliling melihat kirin kanan semuanya penuh dengan benda-benda sejarah. Nih Fotografer pribadi saya yaitu Farhan mengambil beberapa foto..



 Setelah kami puas mengelilingi Museum Fattahillah akhirnya kami memutuskan siap-siap pulang, namun tiba-tiba hujan turun, yes Jakarta adeeeemmm... waktu sudah menunjukan pukul 15.00 seharusnya Museum-nya sudah ditutup namun karena hujan, banyak yang terjebak sambil neduh di dalam akhirnya penjaga Museum-nya mengundurkan jam tutupnya sampai reda hujan. Setelah kurang lebih setengan jam akhirnya hujan reda. Kami pun keluar dari Museum dan tak lupa mengganti sendal dengan sepatu Cinderella hehe maksudnya sepatu yang kita pakai. Kami keluar melalui pintu belakang Museum, di sana pun kami take a photo dulu.



Setelah kami puas foto-foto, kamipun bergegas ke Stasiun Jakarta Kota lalu beli tiket Kereta api untuk ke Bogor. Yes, visit bogor lagi kota tercintaaa. Kemanapun kami pergi kami tetap menyayangimu goooorrr <3. Dengan kecepatan tinggi kereta api walau sempat delay di Stasiun Depok, pukul 17.10 kami sampai di Stasiun Bogor. Dan kami segera melaksanakan solat *skip* segeeerrr... Tak upa kamipun menukarkan kartu yang awal dengan uang Rp. 5.000, kan lumayan tuh hehe walaupun harus  mengantri yang sagat panjang.
Alhmadulillah liburan yang sangat singkat, padat dan mendadak ini akhirnya berakhir dengan kebahagiaan. Thanks to Alloh untuk kesehatan dan rezeki yang Engkau limpahkan pada kami. Terima kasih juga untuk orangtua kami, Farhan My Beloved, Dower dan Ojan juga yang setia menjadi *sensor* yang konyol.
Tunggu cerita saya selanjutnya.
Sekian......


Foto : Dokumentasi Pribadi

Minggu, 15 Februari 2015

#ExploreBogor - Situs Gunung Munara

Kalian sibuk? Butuh liburan? Butuh yang alami? Kalian pecinta alam? Kalian orang Bogor? Tapi kalian gak punya waktu banyak alias so sibuk macam saya? Alaaaahh banyak nanya saya hehe. 

Nih, saya punya solusinya.. Kalian gak perlu jauh-jauh keluar kota untuk meng-explore alam, kalian cukup mengunjungi situs Gunung Munara yang terletak di daerah Kampung Sawah, Desa Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Yaaps, lokasi gunungnya cukup mudah ditemukan apalagi ditambah ada bantuan GPS dan para warga yang ramah apabila kita bertanya lokasi Situs Gunung Munara.

Sayapun seperti itu, waktu itu saya dan si Mister tidak mempunyai banyak waktu untuk berlibur, apalagi saya yang ngotot pengen daki. Akhirnya si Mister memutuskan untuk menguji saya mendaki Situs Gunung Munara sebelum mewujudkan keinginan saya mendaki gunung yang lebih tinggi lainnya.Denger-denger ketinggian Situs Gunung Munara + 800-an Mdpl. Gak terlalu tinggi, cocok untuk para pemula seperti saya.
 
Sebelum memulai pendakian kalian dikenakan biaya parkir 5.000/motor dan tiket 5.000/orang. Waktu untuk mencapai puncakpun hanya butuh + 1 ½ jam saja, tapi tergantung seberapa banyak waktu kamu istirahatnya sih...
 
Kalianpun tidak perlu takut kelaparan karena di setiap jalan menuju puncak terdapat warung warga, yaa walaupun harganya kurang bersahabat maklum untuk membawa bawaan dagangannya mereka membutuhkan tenaga yang lebih karena beda dibanding warung-warung yang biasa kita temuin dipinggir jalan. Di puncakpun terdapat kambing-kambing yang berkeliaran, entah itu kambing hutan atau kambing warga.

Tapi di sini cukup membuat adrenalin saya teruji, rasa lelah pun seketika hilang dengan melihat asrinya alam sekitar dan banyak terdapat batu-batu besar. 

Tapak kaki besar Si Kabayan (katanya)


Di bawah akar pohon raksasa


Di dalam Gua Situs Gunung Munara
Situs Keramat Gunung Munara

Ketika kalian ingin melihat hamparan hijau di atas puncaknya, kalian harus memanjat tebing batu besar yang lumayan curam namun jangan khawatir di atas tebingnya sudah diikatkan tali panjang untuk mempermudah para pendaki. Sungguh nikmat ketika saya bisa merasakan pendakian ini.
Panjat Tebing Gunung Munara


Nangkring di Puncak Gunung Munara (1)
Nangkring di Puncak Gunung Munara (2)


Pemandangan Kaki Gunung Munara





Liburan kali ini sangat berkesan dan membuat saya ingin mendaki gunung yang lebih tinggi lagi. Makannya sayang banget kan kalau kamu pergi ke sebuah wisata alam dimanapun berada dengan melakukan pengrusakan alam apalagi buang sampah sembarangan.

Happy Mountaineering!

Sabtu, 18 Oktober 2014

FOURTH ANNIVERSARY


4th ANNIVERSARY

Tahun-tahun sebelumnya kita gak pernah ngerayain yang namanya anniversary karena satu hal dengan yang lainnya, biasanya kita cuma foto-foto untuk mengabadikan anniversary kita.
Aku yang berpikir tahun ini bakalan sama kaya tahun sebelumnya, jadi pas pagi bangun tidur aku dan Farhan langsung BBM-an untuk mengucapkan selamat atas tahun ke-4 kita saling dekat. Hari itu hari Jumat tanggal 17 Oktober 2014, aku seperti biasa kerja dan Farhan kuliah. Semuanya berjalan seperti biasa.
Malam tiba, aku sudah bersih-bersih setelah dari pulang kerja dan sudah menggunakan pakaian tidur pula. Namun, tiba-tiba Farhan dan 2 temannya ternyata datang ke rumah dengan membawa sekotak kue (asli buatan Mamah) yang enak dan dihias indah. 
Tak lupa pula ada banyak snack dan soft drink pula. Ini bakalan ada party kecil? Ternyata Farhan ingin membuat anniversary kita tahun ini beda dengan tahun sebelumnya. Aku langsung kaget sampe pengen nangis apalagi liat kue anniversary kita disponsori langsung dan dibuat langsung sama Mamah dan Farhan yang ngehiasnya. Asli ini so sweet banget.




Setelah itu kita berdua potong kue dan saling menyuapi kuenya, kita merayakannya sampe larut malam.
Alhamdulillah, hari jadi kita yang ke-4 ini mudah-mudahan kita menjadi semakin dekat dan selalu diberikan kebahagiaan. Entah tahun keberapa kamu berani ngelamar aku, Ang. Hanya Alloh yang tahu. 







Ena sayang Farhan... *cium* Hihi

Jumat, 24 Januari 2014

Selamat Ulang Tahun Muhamad Rizki Farhan, Farhan, Aang, Aah, MR. F, Mister, Kodok dan SAYANG.




Ulang tahun Muhamad Rizki Farhan, Farhan, Aang, Aah, MR. F, Mister, Kodok dan SAYANG. Ini ulang tahun ke-4 yang dirayain barengan sama aku dan seterusnya sama aku. Walaupun Aang cuma minta dirayain dinner berdua tanpa ada kue atau kado, tapi aku tetap menyiapkan beberapa cupcakes yang berhiaskan alat musik kesukaan dia yaitu drum.

Semoga selalu selalu sehat dan diberikan kebahagian oleh Alloh.
Aamiin...

Jumat, 01 Juni 2012

Kita Berdua Wisudaan Bareng

Pagi itu langit cerah, awan putih, langit biru dan matahari mulai memunculkan silaunya. Gak kerasa hari ini aku wisudaan SMK, tentunya aku dan Farhan. Tradisi wisudaan untuk para cewek itu pa-cantik-cantik a.k.a pa-geulis-geulis. Apalah atuh aku yang agak cuek bebek tapi muka gak kayak bebek, agak bodo amat sama penampilan, dan apalagi gak bisa dandan, males ke salon walau dikasih uang buat ke salon, cupu banget deh aku zamanan sekolah tapi aseli aku cewek tulen kok, beda jauh sama “beberapa” anak SMA zamanan sekarang yang identik gincu yang super merah, muka yang mengkilap putih, dan baju yang super ketat, akhirnya aku putusin dateng ke salah satu Bibi aku buat dandanin aku. Oke, kebaya merah sudah aku pakai dengan sedikit make up sudah tertancap rapih di wajah. Hihi. Nunggu Farhan jemput dengan jas hitamnya. Dalem hati aku ngomong “Kita mau ke KUA, Ang?” hahaha.

Sesampainya di sekolah aku sempet ketemu sama Mamah, Bapa dan Teteh Farhan yang kedua *cium tangan* lalu kita berpisah karena beda tempat duduk. Oiya si Umi da Umi Aa juga dateng, nyaksiin anak gadisnya ini wisudaan SMK. 

Acaranya sederhana, hanya didirikan dua tenda sedang, satu untuk panggung dan satu untuk tempat duduk siswa dan orangtua siswa. Acara dimulai, dari sungkeman perwakilan siswa dan siswi, persembahan adik kelas dengan membawakan lagu dan semua siswa siswi dipanggil satu persatu ke atas panggung. Aku dan Farhan gak ngeh pas kita naik ke atas panggung dibelakang nama kita, kita mendapat predikat akademik AMAT BAIK. Dan diujung acara disebutkan siswa siswi yang masuk 5 besar, Alhamdulillah Proud of  you, Ang, kita berdua salah satunya. Senengnya lagi, Umi, Umi Aa, Mamah, Bapa dan si Teteh bisa liat kita berdua di atas panggung. Soon, nanti liat kita wisudaan yang sesungguhnya yaaaa walau kita berdua beda universitas dan beda gelar tapi tetap satu *eaaa*, AAMIIN. Di atas panggung kita dapet piagam langsung dari Bapak Kepala Sekolah. 
Baju aku sama dasi Aang. matching yak! Haha

Mamah, Aang, dan Bapak.
Umi Aa, Ena, dan Umi.
Oiya kita semua ini angkatan pertama, yang ngerasain zamannya nebeng sekolah di SD, lalu pindah dengan gedung yang belum seutuhnya selesai. Bisa dibayangkan lah yaaa. Tapi alhamdulillah, sekarang sekolahannya bagus, sayang kita udah sekolah di situ lagi.

Minara 3 Tahun

Jauh-jauh hari Ibu berencana membuat kue sehat ala Ibu, hanya butuh 2 bahan. Ubi dna Cokelat. Selain membuat kue ulang tahun, kami belanja o...