Jumat, 04 Agustus 2023

4 Tahun

Komitmen kami sejak awal pernikahan, tidak perlu membahas, menceritakan, mengeluhkan bahkan mem-posting masalah (apapun itu) keluarga kecil kami kepada bahkan di depan orang lain siapapun itu dan apalagi media sosial. Hanya curhat sama Allah dan pasangan. Sulit tapi sudah kami coba.

Semua kita telan dan nikmati berdua.

 

Senin, 03 Juli 2023

Main ke Pelabuhan Ratu Bersama

Selama perjalanan Ara sangat anteng, no drama, damai, sejahtera dan ceria. Yaa, saya yang drama.

Ini pertama kalinya kami main ke Pantai komplit, ada Umi, Abah, Bicip dan Om.

Walau udara malam di pinggir pantai saat itu sangat panas, Ara masih bisa diajak kompromi, walau saya tahu dia tidak nyaman.

Pagi hari, bangun seperti biasa. Sepertinya dia bingung, kok ya banyak air, mungkin itu isi hatinya saat itu. Hehe

Butuh waktu untuk dia kena deburan ombak kecil. Saya kenalkan dengan perlahan, agar dia tidak trauma. Dan berhasil. Dia happy main air, main pasir, lari kesana kemari walau kadang dia tetap ingin dipeluk dan digendong.

Bahkan Ara sempat tidur nyenyak dipinggir pantai setelah nen. Ketika orang-orang minum air kelapa di pinggir pantai, Dek Ara minum ASI yaaa.

Misi kami memberi Minara masa kecil yang bahagia, hari demi hari.

MasyAlloh.

Sabtu, 27 Mei 2023

Sabtu ke Puncak

Ini pertama kalinya kami bertiga pergi ke Puncak. Walau Puncak tidak jauh dari rumah kami, tapi rasanya sudah malas duluan dengan adanya sistem 1 arah.

Namun kali ini, kami sangat amat merasakan kegerahan dan ingin mencari udara sejuk. Hehehe.

Sebenarnya sudah ada beberapa destinasi yang ingin kami kunjungi, seperti Gunung Mas, DairyLand Cimory, dan lain-lain. Namun kami membawa toddler yang belum terlalu paham dengan mainan yang ada di sana dan waktu yang singkat, jadi kami hanya ingin main-main di Kebun Teh saja.

Walau ini pertama kalinya kami mengajak Minara, tapi tidak banyak bawaan yang kami bawa. Saya siapkan pampers, baju ganti, minyak telon, tisu basah kering, minum dan tak lupa camilan. Selebihnya sudah dipakai di rumah seperti jaket, kain selimut, kerudung dan topi.

Ini bukan staycation ataupun healing yaaa. Ini sebuah misi kami orangtua untuk membuat memori yang indah untuk anak.

Kami berangkat dari rumah jam 10 pagi, sampai Puncak jam 11 dan kami mampir ke Masjih Atta'Awwun sambil menunggu Zuhur. Di sana kami bermain dahulu di beranda masjid.

Setelah selesai Bapak berniat hati ingin makan sate Maranggi di Cianjur, namun tidak tega hati kami bawa Minara ke sana apalagi dengan kebulan asapnya nanti.

Kami naik lagi ke atas untuk mencari Kebun Teh yang nyaman. Di sini tidak banyak pengunjung. Kami nyemil, jajan dan jalan-jalan. Menikmati pemandangan kebun teh yang luas, udara sejuk dan suara burung. Setelah sampai Minara masih lanjut tidur, dia nyenyak sekali, mungkin karena udara yang sejuk.

Minara tidur nyenyak

Ibu Bapak ngemil

Minara dengan pemandangan Kebun Teh berkabut

Disini kami jalan-jalan sebentar dan menikmati pemandangan indah dan udara sejuk.

Sate Maranggi Cipanas kepending dan kami akhirnya memilih Sate Maranggi yang di Ciawi saja. Sama rasa beda suasana.

Kami lihat Minara happy.

Alhamdulillah Minara anteng, sepanjang jalan dia tidur dan setelah sampai destinasi kebangun. Anak solehah.

Misi kami memberi Minara masa kecil yang bahagia, hari demi hari.

MasyAlloh.

Senin, 17 April 2023

SAYA. Dengan Versi Saya.

Bertambah usia (berkurangnya jatah hidup di dunia), semakin membuat saya berpikir ah untuk apa ada perayaan, untuk apa ada ucapan, untuk apa ada kue, untuk apa ada kado, dan bukan masanya lagi "pura-pura" kaget saat diberi kejutan.

Tahun ini bangun tidur dicium suami dan yang spesial dicium anak. Walau itu sering kami lakukan setiap hari, namun tetap ada yang spesial. Lalu sore hari kami dikirimi nasi kuning dari Umi. Terima kasih.

Doa ini untuk tahun ini dan tahun-tahun berikutnya, bisa menjadi Ibu, istri dan juga anak yang baik versi saya. Aamiin.

3 tahun terakhir, semenjak pindah kerja yang tidak jauh dari rumah, hidup saya hanya sebatas kantor-rumah-kantor-rumah. Tapi saya happy. Siklusnya memang tidak jauh saat dulu masih lajang sebenarnya. Dulu pun circle pertemanan saya hanya bisa dihitung jari. Karena saya akan jaga jarak bahkan menjauh dengan orang-orang yang membuat saya tidak nyaman. Entah itu suatu keanehan apa.

Karena itu, sekarang saya menjadi seorang Ibu sangat bersyukur. Dunia saya hanya untuk anak saya.



Senin, 27 Maret 2023

Investasi Anak Tahun ke-1

HI.

Ini  pengalaman pertama saya dalam mengelola uang anak. Uang ini didapat dari kado, angpau lebaran atau lain-lainnya yang memang itu adalah hak anak dan rezeki anak.

Saya sedang belajar untuk tidak menjadi orang tua yang egois. Selama biaya pampers, cemilan dan segala sesuatu yang dipakai oleh anak cukup pakai rezeki kami orangtuanya, maka uang tadi tidak akan saya pakai. karena rezeki kami adalah rezeki anak. Saya bukan menyalahkan orangtua-orangtua yang memakai uang yang diberikan untuk anak. Mungkin akan berbeda-beda yang terjadi disetiap keluarga.

Terus uang anak dikemanakan?

Zaman sekarang ingin investasi memang sangat mudah, semua serba digital. Tidak perlu lagi ribet-ribet datang ke kantor investasi atau beli materai. Saya memakai aplikasi investasi yang sudah saya pakai 3 tahun lalu. Tinggal saya tambahkan 1 portofolio, saya namai Tabungan Minara.

Iya, uang anak saya simpan di Obligasi. Instrumen investasi yang resiko dan keuntungannya sedang.

Cara ini saya aplikasikan saat pertama kali Minara dapat kado dari saudara-saudara dan teman-teman yaitu satu tahun yang lalu. Oiya, bahkan saat saya buat acara 4 bulanan, artinya dede Ara masih dalam perut, ada saudara-saudara yang "nyeuceup" artinya memberi rezeki untuk calon bayi. Saya baru berani share di blog karena saya ingin tahu sejauh mana ketahanan saya untuk tidak menggunakan uang tersebut. Dan hasilnya, alhamdulillah berhasil. Keuntungan yang didapat sudah senilai angpau yang dia dapat dari Uwanya. Wow, masyaAlloh. Keuntungan tadi bukan semata-mata yang menjadi tujuan utama. Tapi itu adalah bonus, dimana saya simpan uang tersebut agar tidak tergerus nilainya.

Tampilan Tabungan Minara di Bibit

Sampai kapan uang anak ada di simpan?

Sampai anaknya ngerti mengenai uang. Sesimple itu. Bukan hanya ngerti uang itu bisa dibelanjakan. Saya akan sampaikan bahwa uang ini merupakan hak dia sejak lahir bahkan sejak dalam kandungan yang diberikan untuk dia. Kami sebagai orang tua hanya menjaga hak dia. Di situ akan ada pelajaran bahwa menjadi orang itu harus amanah dan tahu tidak boleh menggunakan sesuatu yang bukan haknya. Pelan-pelan, kami akan ajarkan.

Bulan ini alhamdulillah juga saya dapat tunjangan anak dari perusahaan saya bekerja dan saya sepakat dengan suami untuk menabung rutin tiap bulan di aplikasi yang sama namun portofolio yang berbeda, saya namai Dana Pendidikan Herfa. Semoga kami istiqomah dan selalu diberi kelancaran dalam mencari rezeki halal.

Anak baru umur 1 tahun, kenapa sudah disiapkan dana pendidikan?

Biaya daftar sekolah tahun ini akan terus naik setiap tahunnya. Kami tidak ingin menganut sistem ngebut nabung 1 malam untuk biaya sekolah.

Jadi, kami bukan tidak percaya rezeki anak nanti pasti Alloh akan kasih tapi kami hanya ingin mempersiapkannya sejak dini. Maka dari itu bentuk ikhtiar kami sebagai orangtua yang mana memang anak merupakan keinginan kami dan Alloh sudah percayakan, maka kami harus bisa memberikan yang terbaik untuk anak. Dan kami yakin Alloh pasti akan limpahkan kami rezeki yang berkah.

Saya yang pernah memiliki pengalaman mau sekolah itu susah (ekonomi), namun itu membuat saya menjadi sangat prepare untuk persiapan dana pendidikan. Mudah-mudahan anaknya bisa mengambil pelajaran dari Ibunya yang waktu muda kerja sambil kuliah. Saya tidak akan memaksa anak untuk mengikuti jejak saya, selama saya dan suami selalu diberi kesehatan dan rezeki, kenapa tidak dia hanya fokus untuk belajar. Tapi kalau dia ingin mencoba kuliah sambil kerja dengan tanggungjawab yang dia punya, kamipun tidak akan menolak.

Begitulah, awal perjalanan tabungan dan investasi anak yang kami terapkan.

Mudah-mudahan kami selalu bisa mensyukuri atas nikmat yang Alloh limpahkan.

InsyaAlloh, sampai ketemu tahun depan.

Selasa, 14 Maret 2023

Minara 1 Tahun

MasyaAlloh.

Anak baik, anak cantik, anak pintar, anak sehat, anak Ibu Bapak.

Hadirnya kamu bukanlah obat atas kesakitan Ibu yang pernah kehilangan teteh Mahasyara, itu tidak akan ada obatnya, tidak ada bandingannya, tidak hanya sebatas ikhlas yang bisa diucapkan mulut. Ibu hanya meyakini kamu dan teteh hanya titipan dari Alloh.

Dan Allah memberi kesempatan Ibu untuk bisa membesarkan kamu.

1 tahun lalu hari dimana Allah menjawab semua doa Ibu. Kini, kamu tumbuh menjadi anak yang membuat Ibu bersyukur tiap hari.

Ibu dan Bapak tidak bisa membuat perayaan ulang tahun yang mewah, Nak. Walau kamu tidak meminta perayaan ulang tahun, namun Ibu dan Bapak berencana membuat bingkisan, membuat kue tart ulang tahun, undang dadakan saudara-saudara (niat hati agar tidak perlu ngerepotin bawa pada kado) walau tetap setelah acaranya banyak kiriman kado alhadmulillah, sekalian cucurak dan tanpa hiasan.

Sederhana namun mudah-mudahan berkah.

Doa kami tetap menjadi anak Ibu yang murah senyum, anak pintar, anak bahagia, tumbuh kembang yang baik, sehat, diberi kemakmuran, dikelilingi orang-orang baik dan jutaan doa baik lainnya untuk anak Ibu.


Rabu, 01 Maret 2023

Langkah Pertama Minara

 01 Maret 2023.

Saat jam pulang kerja, Ibu dapat WA dari Abah kirim Video yang isinya Minara bisa jalan langsung dalam beberapa langkah.MasyaAlloh, dalam perjalanan Ibu langsung reumbay bahagia.

Ibu sama Bapak saat sampe rumah Mamah Abah langsung ngetes Minara buat jalan, dan tanpa putus asa Minara terus jalan dan langkahkan kaki. Jatuh, bangun, jatuh, bangun.

Terus semangat ya sayang.

Minara 3 Tahun

Jauh-jauh hari Ibu berencana membuat kue sehat ala Ibu, hanya butuh 2 bahan. Ubi dna Cokelat. Selain membuat kue ulang tahun, kami belanja o...